SharingmateriIPC/56
16 Desember 2015
4 Rabiul Awal 1437
_______________________
Disarikan oleh: Niken Handhini Putri
Tema: Health & Safey
Pengertian pertolongan pertama ialah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit ataupun cedera (kecelakaan) yang memerlukan penanganan medis Dasar.
✏ Penanganan medis dasar ialah tindakan perawatan berdasarkan ilmu kedokteran yang dimiliki oleh orang awam atau orang awam yang terlatih secara khusus.
Tujuan
1. Mempertahankan penderita tetap hidup atau terhindar dari maut.
2. Membuat keadaan penderita tetap stabil. Mengurangi rasa nyeri, ketidak-nyamanan dan rasa cemas.
3. Menghindarkan kecacatan yang lebih parah.
Siapa yang melakukan?
Pelaku pertolongan pertama adalah penolong yang pertama kali tiba di tempat kejadian, memiliki kemampuan dan terlatih dalam penanganan medis dasar.
Kewajiban pelaku pertolongan pertama :
1. Menjaga keselamatan diri, anggota tim, penderita dan orang lain di sekitarnya.
2. Dapat menjangkau penderita baik dalam kendaraan, kerumunan massa maupun bangunan.
3. Dapat mengenali dan mengatasi masalah yang mengancam nyawa.
4. Meminta bantuan ataupun rujukan apabila diperlukan.
5. Memberikan pertolongan dengan cepat dan tepat berdasarkan keadaan korban.
6. Membantu pelaku pertolongan pertama lainnya.
7. Ikut menjaga kerahasiaan medis penderita.
8. Melakukan komunikasi dengan petugas lain yang terlibat.
9. Mempersiapkan penderita untuk ditransportasikan.
Prinsip Dasar dalam menangani suatu keadaan :
Pastikan Anda bukan menjadi korban berikutnya karena seringkali kita lengah atau kurang berfikir panjang bila kita menjumpai suatu kecelakaan. Sebelum kita menolong korban, periksa dulu apakah tempat tersebut sudah aman atau masih dalam bahaya
Pakailah metode atau cara pertolongan yang cepat, mudah dan efesien. Pergunakanlah sumber daya yang ada baik alat, manusia maupun sarana pendukung lainnya.
Bila bekerja dalam tim, buatlah perencanaan yang matang dan dipahami oleh seluruh anggota.
Biasakan membuat catatan tentang usaha-usaha pertolongan yang telah Anda lakukan, identitas korban, tempat dan waktu kejadian, dsb.
Catatan ini berguna bila penderita mendapat rujukan atau pertolongan tambahan oleh pihak lain.
Peralatan dalam p3k
1. Penutup Luka misalnya perban, plester & kasa steril
Perban adalah bahan yang digunakan untuk menutup luka dengan tujuan untuk membantu menghentikan pendarahan dan menyerap cairan yang keluar dari luka juga mencegah terjadinya kontaminasi kuman
Pada saat menutup luka usahakan perban lebih lebar beberapa sentimeter dari pinggiran luka untuk mencegah kontaminasi kotoran atau kuman.
Untuk menutup luka yang sederhana dapat dipakai plester yang sudah dilengkapi dengan kasa yang mengandung antiseptik (Tensoplast, Band-aid, Handyplast dsb).
Kassa steril dapat digunakan untuk menutup luka-luka kecil yang sudah didisinfeksi atau diobati sebelum luka dibalut atau diplester.
2. Cairan Antiseptik
Alkohol 70%
Betadine
3. Cairan Pencuci Mata
Boorwater
4. Gunting
5. Senter
6. Kapas
7. Pinset
8. Jarum & benang
9. Alat Tulis
10. Obat-obatan
Obat nyeri, demam, diare, maag, dll
Contoh Penanganan Pertama pada Kecelakaan :
Perdarahan luar
Penekanan langsung pada luka dengan tangan
Sebaiknya menggunakan kasa steril atau sapu tangan bersih
Balut tekan dengan penekanan pada daerah luka
Pingsan adalah hilangnya kesadaran sementara karena otak kekurangan O2, kecelakaan, lapar, terlalu banyak mengeluarkan tenaga, dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), anemia, dan lain-lain
Penanganan :
Baringkan korban dalam posisi terlentang
Tinggikan tungkai melebihi tinggi jantung
Longgarkan pakaian yang mengikat dan hilangkan barang yang menghambat pernafasan
Periksa kemungkinan cedera lain
Istirahatkan beberapa saat untuk mengembalikan kesadaran.
Beri bau-bauan yang menyengat dan merangsang seperti balsem, minyak kayu putih, minyak wangi, dll.
Jika orang yang pingsan sudah siuman maka bisa diberi minum seperti teh hangat.
Apabila tidak sadar-sadar dan berangsur-angsur membaik / pulih maka sebaiknya hubungi ambulan atau dibawa ke pusat kesehatan terdekat seperti puskesmas, klinik atau rumah sakit agar mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Luka Bakar
Luka bakar adalah luka yang diakibatkan oleh adanya sentuhan permukaan tubuh dengan benda-benda yang menghasilkan panas (thermal) atau zat-zat yang bersifat membakar.
Penanganan
Jauhkan korban dr sumber panas.
Untuk luka bakar kecil, jaga agar tidak infeksi. Pertolongan yang baik adalah segera merendam bagian yang terluka dengan air dingin.
Bila lebih luas, segera guyur dengan air mengalir untuk mengurangi panas dan mencegah kerusakan terjadi lebih luas.
Tidak perlu air es karena bisa meningkatkan kemungkinan shock akibat penurunan temperatur.
Sebisa mungkin harus dimulai tidak lebih dari 30 menit sejak terjadinya luka.
Bila disebabkan oleh aliran listrik, sumber listrik harus diputus dahulu atau korban dijauhkan dari sumber listrik. Lepaskan penderita dari bahan yang mengandung aliran listrik dengan bahan isolator, misalnya sepotong dahan kering atau papan. Penolong pun harus terisolasi, misalnya dengan berdiri di atas papan kering, tumpukan koran atau pakaian kering. Menyiram air pada korban luka bakar listrik yang masih menempel pada arus listrik, adalah berbahaya. Karena dapat mengalirkan listrik ke orang sekitar.
Luka bakar yang mengenai wajah, leher, jalan napas, tangan, kaki, kemaluan, harus segera dibawa ke rumah sakit.
Usahakan tidak menekuk seluruh atau bagian tubuh yang terkena luka bakar. Misalnya; tangan jangan menggenggam, siku jangan ditekuk, kepala jangan menunduk, dan lain-lain.
✅Do :
Penanganan luka bakar ringan paling tepat dengan cara menyiram atau merendamnya dalam air dingin.
⛔Don't :
Jangan mengobati luka bakar dengan mengoleskan pasta gigi, mentega, minyak, kecap, air kapur, dll karena bahan tersebut bisa mengakibatkan infeksi.
Jangan memecahkan gelembung kulit yang timbul akibat luka. Biarkan gelembung tertutup untuk mencegah terjadinya infeksi.
Jangan membalut luka dengan kapas karena akan melekat pada luka. Untuk luka bakar ringan dan sedang, ditutup dengan balutan kering.
http://sistemmanajemenkeselamatankerja.blogspot.co.id/2014/11/pengertian-dasar-hukum-p3k.html?m=1
http://andrewloindong.blogspot.co.id/2012/12/materi-dasar-p3k-pertolongan-pertama.html?m=1
Divisi Program IPC ✏
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Islamic Parenting Community
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
fan page: https://m.facebook.com/isparentingcommunity
Instagram: @islamicparenting
twitter: @isparentingcom
web: IslamicParenting.net
Komentar
Posting Komentar