Karya Kiki Barkiah
Wahai hati......
Mengapa engkau harus begitu resah?
Kala manusia bersalah kaprah
Terhadap peranmu dalam berkiprah
Sementara takkan luput walau sebesar zarah
Semua terhitung dalam timbangan Allah
Biarlah.....
Tak perlu tenaga kau perah
Meramu kata apalagi berkilah
Demi membela diri yang tak salah
Biarlah....
Cukuplah satu dua kalimat pencerah
Membela dirimu dari lautan fitnah
Lalu serahkan semua pada Allah
Wahai hati......
Jika semua untuk Allah
Mengapa kini kau masih resah?
Wahai lisan.....
Mengapa engkau harus sibuk mengurai kata
Terhadap apa yang menjadi amalan nyata
Sementara takkan luput sezarahpun tercatat dalam kitabnya
Meski tiada satu makhlukpun mengetahuinya
Apalagi terdengar manis pujiannya
Biarlah....
Tak perlu lisan ini sibuk menyebutnya
Sementara pena telah menggores dalam kitab dikanannya
Tercatat sempurna tanpa luput satu aksara
Biarlah......
Takkan jadi lebih mulia
Saat terdengar menjadi berita
Kecuali keberkahannya menggerakkan manusia beramal nyata
Wahai lisan.....
Jika semua untuk Allah
Mengapa kau harus sibuk berkisah bercerita
Jika semua untuk Allah
Hati kan tetap bahagia
Meski manusia membencinya
Jika semua untuk Allah
Hati kan begitu rela
Meski berkorban harta dan jiwa
Jika semua untuk Allah
Hati kan selalu tenang
Meski yang dicintai melayang
Jika semua untuk Allah
Hati takkan kecewa
Meski tak kunjung tiba yang didamba
Jika semua untuk Allah
Hati kan begitu tangguh
Meski raga hampir rubuh
Jika semua untuk Allah
Hati penuh keyakinan
Meski ujian datang bergiliran
Jika semua untuk Allah
Hati kan selalu bersabar
Meski masalah semakin melebar
Percayalah......
Jika semua untuk Allah
Kelak bahagia kan menjadi buah
San Jose, California
Dari seorang hamba yang terus belajar mempersembahkan amalnya untuk Allah
Kiki Barkiah
Gak nyambung puisinya tapi hari ini lagi ingin mengingatkan puisi ini, karena lagi berusaha meluruskan niat untuk Allah
Divisi Administrasi
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Islamic Parenting Community 〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
fan page: https://m.facebook.com/isparentingcommunity
Instagram: @islamicparenting
twitter: @isparentingcom
web : www.islamicparenting.net
Komentar
Posting Komentar