Melanjutkan episode 1 yang lanjutan KulTwit dari @KisahRasul
Rasulullah Saw pernah berkata "Semua nabi pernah menggembala ternak." Para sahabat bertanya, "Bgmn dgn Anda ya Rasulullah?" Beliau menjawab "Allah tdk mengutus seorang nabi melainkan dia itu pernah menggembala ternak" Sahabat bertanya lagi "Anda sendiri bgmn Rasulullah?" Beliau menjawab lagi "Aku dulu menggembalakan kambing penduduk Mekkah dgn upah bbrp qirath" (Shahih Al-Bukhari no 2262). Pekerjaan menggembala ternak memerlukan keahlian leadership & manajemen yang baik Penggembala hrs mampu mengarahkan ternaknya ke padang gembalaan yg subur dengan rumput menghijau Selain harus menjaga agar ternaknya tdk tersesat, gembala jg hrs menjaga ternaknya dr pemangsa & pencuri. Ini semua merupakan bentuk fungsi kepemimpinan & manajemen! Pas sekali Allah gariskan kpd calon rasul2nya. Dlm proses penggembalaan, mereka mempunyai banyak waktu utk melakukan perenungan ttg berbagai hal. Ttg kemasyarakatan, alam, ttg Tuhan. Mungkin bukan kebetulan kitab2 turun kpd rasul yg dulunya penggembala.
Latar belakang masa kecil seperti ini tentunya sgt berpengaruh dlm pembentukan jiwa wirausaha Rasulullah Saw. Latar blkg ini yg mungkin membuat beliau menjadi pemimpin yg ideal & mempunyai kepedulian sosial yg tinggi. Karir bisnis Rasulullah Saw dimulai ketika beliau ikut pamannya berdagang ke Syria. Usia beliau 12 thn. Sejak itulRasulullah Saw melakukan semacam magang yg berguna kelak ketika beliau mengelola bisnis sendiri. Menjelang usia dewasa, beliau memutuskan utk memilih sektor perdagangan sebagai karirnya. Beliau menyadari bhw pamannya bukanlah org kaya namun memiliki beban keluarga yg cukup besar. Oleh krn itu, Rasulullah Saw muda berpikiran utk ikut meringankan beban pamannya dgn berdagang. Terlebih lagi, Rasulullah Saw adalah seorang dr anggota keluarga besar suku Quraisy yg umumnya pedagang.
Agaknya, profesi sbg pedagang ini telah dimulai lebih awal drpd yg dikenal umum, dgn modal dr Khadijah. Ketika merintis karirnya tsb, Rasulullah Saw memulai dengan berdagang kecil-kecilan di kota Mekkah. Rasulullah Saw membeli barang dr satu pasar kemudian menjualnya kepada orang lain. Begitulah beliau memulai . Kemudian beliau dimodali investor & juga janda kaya & anak2 yatim yg tdk bisa menjalankan bisnis sendiri. Mereka menyambut baik seorang yg jujur utk menjalankan bisnis dgn prinsip kerjasama Mudharabah.
Komentar
Posting Komentar