Muhammad SAW, the Entrepreneur! (1)

Hafni rangkum KulTwit dari @KisahRasul . Panutan kita, Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Sebelum baca, sholawat dulu yaaa...

Salah satu aspek kehidupan Rasulullah Saw yg kurang di perhatikan adalah kehidupan entrepreneurship nya . Rasulullah Saw lebih dikenal sebagai seorang Rasul, pemimpin masyarakat (negara) & pemimpin militer . Padahal sebagian besar kehidupan Rasulullah Saw sblm menjadi utusan Allah SWT adlh sbg seorang pengusaha. Rasulullah Saw telah merintis karir dagangnya ketika berumur 12 thn & memulai usahanya sendiri saat 17 thn. Usahanya terus dilakukan sampai menjelang Rasulullah Saw menerima wahyu (sekitar usia 37 thn). Dgn demikian, Rasulullah Saw telah berprofesi sbg pengusaha selama +/- 25 thn ketika beliau menerima wahyu. Dgn demikian, Rasulullah Saw telah berprofesi sbg pengusaha selama +/- 25 thn ketika beliau menerima wahyu. Mari kita menggali lebih dalam lagi kisah Rasulullah Saw sebagai pengusaha ini..

Perhatian thd sisi bisnis Rasulullah Saw mulai naik ke permukaan seiring dgn munculnya konsep ekonomi Islam . Selain membangun kerangka teori ekonomi Islam, dicari juga tokoh yg dpt dijadikan teladan. Rasulullah Saw merupakan figur yg tepat dijadikan sbg teladan dlm bisnis & perilaku ekonomi yg baik.  Beliau tdk hanya menuntun & mengarahkan, bgmn kegiatan ekonomi dilaksanakan, tp beliau jg praktisi bisnis . Jiwa bisnis tdk terjadi begitu saja, tp hasil dr suatu proses yg panjang & dimulai sejak beliau masih kecil . Hal ini sesuai dgn hasil penelitian Collin & Moores (1964) "The act of entrepreneurship is an act patterned after modes of coping with early childhood experience." Bhw yg terjadi pada tahun2 pertama akan membuat perbedaan yg berarti dlm periode kehidupan berikutnya. Itulah yg terjadi pada Rasulullah Saw. 

Menurut para ahli tsb, pengalaman masa kecil dpt mempengaruhi kesuksesan dan kegagalan seseorang . Pengalaman masa kecil jg dpt menimbulkan dorongan & daya kritis, kemauan mencoba, disiplin, dsb. Sifat2 inilah yg membantu seseorang utk mengembangkan rasa percaya diri serta keinginan berprestasi. "Banyak org besar awalnya adlh penjual koran." kata orang bijak, pengalaman masa kecil membentuk karakter. Dlm konteks Rasulullah Saw, beliau mempunyai pengalaman yg pahit sbg anak yatim. Ayahnya wafat ketika Rasulullah Saw masih dlm kandungan ibunya. Kemudian ketika usia 6 thn, ibunya berpulang. Kemudian beliau diasuh oleh kakeknya Abdul Muthalib & setelahnya dilanjutkan oleh pamannya Abu Thalib. Sayangnya, Abu Thalib merupakan anak Abdul Muthalib yg paling sederhana hidupnya, shg tdk jarang Muhammad kecil hrs membantu ekonomi keluarga sang paman dgn bekerja "serabutan" kpd penduduk Mekkah. Pengalaman masa kecil seperti inilah yg menjadi modal psikologis beliau ketika menjadi wirausahawan kelak.

Komentar