Dapet dari milis eCamp *lagi :) sebenernya ga ada dalam rencana untuk serius mikirin hal "ruwet" model beginian di tahun ini. Just share, moga bisa saling dapet makna positifnya
Papa & mama sdh menikah 25 th & Michael hny sesekali mlihat mereka bertengkar. Bagi Michael, perkawinan pa & ma m'jadi teladan baginya. Stelah menikah, dia & istrinya sering bertengkar karena hal-hal kecil.
Ketika pulang ke rumah papanya, MIchael menuturkan keluhannya pada papanya. Papanya mendengarkan kemudian masuk, keluar dgn mengusung buku" & ditumpuknya di depan Michael. Sebag buku sdh kuning, kelihatannya sdh disimpan lama. Dgn penuh rasa ingin tahu Michael mengambil satu buku itu. Tulisannya benar tulisan papanya, agak miring & aneh, ada yg jelas, ada yg semrawut, bahkan ada yg tulisannya sampai menembusi beberapa halaman. Michael membaca halaman" buku itu.
Semuanya merupakan catatan hal-hal sepele, “Suhu udara berubah jd dingin, ia sibuk menyediakan mknan hangat buatku. Anak" berisik, untung ada dia.” Semua itu catatan kebaikan & cinta mama kpd papa, cinta mama kpd anak" & keluarga. Matanya berlinang air mata. Michael mengangkat kepala, dgn haru dia berkata pd papanya, “Papa, saya sangat kagum pd papa & mama.” Papanya berkata, “Tidak perlu kagum, kmu juga bisa.” Papa berkata lagi, “Menjadi suami istri selama puluhan tahun, tdk mungkin menghindari pertengkaran. Mama-mu klo kesal, suka cari gara", melampiaskan kemarahannya & ngomel. Dlm buku aku tuliskan yg telah mama-mu lakukan demi rumah tangga ini. Seringkali hatiku penuh amarah waktu menulis, kertasnya sampai sobek, tembus oleh pen. Tapi aku terus menulis semua kebaikannya. Aku renungkan, akhirnya emosi itu lenyap, yg tinggal semuanya kebaikan ibumu.” Michael m'dengarkan, lalu bertanya, “Pa, apakah mama pernah melihat catatan ini?” Papa tertawa & berkata, “mama-mu jg memiliki buku. Bukunya berisi kebaikan diriku. Sering kmi saling bertukar buku & saling menertawakan. Ha...ha...ha...”
Tiba" Michael sadar akan rahasia pernikahan, “Mencintai itu sangat sederhana, ingat & catat kebaikan pasangan! Lupakan sgala kesalahannya.
Papa & mama sdh menikah 25 th & Michael hny sesekali mlihat mereka bertengkar. Bagi Michael, perkawinan pa & ma m'jadi teladan baginya. Stelah menikah, dia & istrinya sering bertengkar karena hal-hal kecil.
Ketika pulang ke rumah papanya, MIchael menuturkan keluhannya pada papanya. Papanya mendengarkan kemudian masuk, keluar dgn mengusung buku" & ditumpuknya di depan Michael. Sebag buku sdh kuning, kelihatannya sdh disimpan lama. Dgn penuh rasa ingin tahu Michael mengambil satu buku itu. Tulisannya benar tulisan papanya, agak miring & aneh, ada yg jelas, ada yg semrawut, bahkan ada yg tulisannya sampai menembusi beberapa halaman. Michael membaca halaman" buku itu.
Semuanya merupakan catatan hal-hal sepele, “Suhu udara berubah jd dingin, ia sibuk menyediakan mknan hangat buatku. Anak" berisik, untung ada dia.” Semua itu catatan kebaikan & cinta mama kpd papa, cinta mama kpd anak" & keluarga. Matanya berlinang air mata. Michael mengangkat kepala, dgn haru dia berkata pd papanya, “Papa, saya sangat kagum pd papa & mama.” Papanya berkata, “Tidak perlu kagum, kmu juga bisa.” Papa berkata lagi, “Menjadi suami istri selama puluhan tahun, tdk mungkin menghindari pertengkaran. Mama-mu klo kesal, suka cari gara", melampiaskan kemarahannya & ngomel. Dlm buku aku tuliskan yg telah mama-mu lakukan demi rumah tangga ini. Seringkali hatiku penuh amarah waktu menulis, kertasnya sampai sobek, tembus oleh pen. Tapi aku terus menulis semua kebaikannya. Aku renungkan, akhirnya emosi itu lenyap, yg tinggal semuanya kebaikan ibumu.” Michael m'dengarkan, lalu bertanya, “Pa, apakah mama pernah melihat catatan ini?” Papa tertawa & berkata, “mama-mu jg memiliki buku. Bukunya berisi kebaikan diriku. Sering kmi saling bertukar buku & saling menertawakan. Ha...ha...ha...”
Tiba" Michael sadar akan rahasia pernikahan, “Mencintai itu sangat sederhana, ingat & catat kebaikan pasangan! Lupakan sgala kesalahannya.
Komentar
Posting Komentar